Ngemplak - Sebagai wahana menjalin silaturrahmi serta sebagai media untuk pembinaan, meningkatkan profesionalisme dan kualitas dalam pengelolaan TKA-TPA baik Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun Administrasi secara optimal, khususnya bagi Unit TKA-TPA di wilayah Kapanewon Ngemplak, Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngemplak kerja bareng dengan Biro Supervisi Badan Koordinasi TKA-TPA Kabupaten Sleman menggelar kegiatan “ SOSIALISASI SUPERVISI dan AKREDITASI UNIT TKA-TPA KAPANEWON NGEMPLAK ”.
Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 29 November 2025 bertempat di Pendopo Sigit Putra , Jl. Cangkringan Purwobinangun Bimomartani Ngemplak Sleman. Diikuti oleh Pengurus Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak dan Ustadz-Ustadzah utusan dari Unit TKA-TPA di wilayah Kapanewon Ngemplak.
![]() |
| Para Peserta Sosialisasi Supervisi dan Akreditasi Unit TA-TPA Kapanewon Ngemplak |
Dalam sambutannya Ketua Umum Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak Joko Sutanto turut menyampaikan apresiasi bahwa pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Supervisi dan Akreditasi Unit TKA-TPA ini merupakan salah satu program kerja dari Biro Supervisi. Selanjutnya menyambut baik sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas dalam pengelolaan di Unit TKA-TPA nya masing-masing baik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun secara administrasi.
Koodinator Biro Supervisi Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak, Sri Mulyaningsih menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi kali ini menghadirkan 2 nara sumber dari Biro Supervisi Badko TKA-TPA Kabupaten Sleman yaitu Ust. Ahmad Hadi Rifa’i, S.Ag, M.Pd dan Ust. Agus Nurrohman.
Baca Juga : H. Suprapto, M.A. Terpilih Sebagai Ketua Umum Badko DIY
Dalam pemaparannya, Ust. Agus Nurrohman menyampaikan bahwa pesatnya pertumbuhan TKA-TPA sebagai Lembaga Pendidikan Keagamaan Non Formal haruslah disertai dengan sistem pengelolaan yang baik, terprogram, terarah dan terpadu serta sistematis. Penyelenggaraan manajemen pada Proses Pembelajaran di TKA-TPA merupakan suatu keniscayaan karena pada dasarnya “Kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir ” (Ali Bin Abi Thalib).
Selanjutnya pola pembinaan TKA-TPA meliputi pembinaan Sumber Daya Manusia (Ustadz-Ustadzah) yaitu dengan mengikuti Pelatihan Tartil dan Pelatihan Metodoloqi dan Manajemen TKA-TPA, Pembinaan Unit yaitu Supervisi dan Akreditasi Unit TKA-TPA untuk mencapai Unit TPA unggulan serta Pengembangan TKA-TPA baik Data Base maupun Pengembangan Kurikulum dan Manajemen.
Kemudian Aspek yang disupervisi adalah Administrasi, Sarana dan Prasarana, Sumber Daya Manusia dan Program/Kegiatan Unit TKA-TPA.
Baca Juga : Lirik Mars TKA-TPA
Selanjunya Ust. Ahmad Hadi Rifa’i memaparkan bahwa Supervisi adalah keseluruhan usaha yang bersifat pembinaan bagi seluruh proses pengelolaan TKA-TPA untuk mengembangkan situasi dan kondisi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih baik. Supervisi dalam bentuk silaturahim sekaligus memberikan bimbingan yang mengacu pada pembinaan untuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Sedangkan Akreditasi adalah penilaian administrasi Unit TKA-TPA secara menyeluruh sebagai tindak lanjut dari keberhasilan supervisi. Adapun tujuannya untuk memberikan penilaian kepada unit-unit TKA-TPA atas keberhasilannya dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran Al Qur’an dan tertib administrasi.
Akreditasi unit TKA-TPA sekurang-kurangnya memiliki tiga fungsi meliputi jaminan mutu pendidikan (quality assurance), pengendalian mutu (quality control) dan peningkatan mutu (quality improvment).
