NGEMPLAK (Badko Sleman) - Dalam dunia yang terus berkembang guna memberikan wawasan kepada para Ustadz-ustadzah TKA-TPA untuk memiliki kompetensi dan keterampilan dalam berwirausaha, Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngemplak bekerjasama dengan Takmir Masjid dan Pengurus TKA-TPA Al Hidayah menyelenggarakan agenda “ PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN."
Pelatihan kewirausahaan merupakan salah satu langkah penting dalam membangun jiwa wirausaha yang kreatif dan inovatif. Di era globalisasi yang semakin maju, kemampuan untuk berinovasi dan menciptakan sesuatu yang baru menjadi sangat penting.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 14 Desember 2025 bertempat di Masjid Al Hidayah Jl. Kaliurang Km 14,5 Kimpulan Umbulmartani Ngemplak Sleman (utara Kampus UII).
Sebelum Pelatihan dimulai dibuka dengan tadarus bersama yang disampaikan oleh Ust. Rahmad RIyadi sekaligus memandu persiapan agenda Rapat Kerja Tahun 2026.
Dengan mengambil tema “ Identifikasi Peluang Usaha dan Menyusun Rencana atau Manajemen Usaha “ , pelatihan ini diikuti oleh ustadz-ustadzah yang merupakan utusan dari Unit TKA-TPA se Kapanewon Ngemplak dan didukung oleh UD. SHB (Sumber Hasil Bumi) Klewonan Bimomartani Ngemplak Sleman.
Baca Juga : Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngemplak Gelar Bimtek EMIS
Ketua Takmir Masjid Al Hidayah Ngadiman turut memberikan sambutan pada acara pembukaan sekaligus memberikan apresiasi dan menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan pelatihan kewirausahaan ini.
“Semoga dengan pelatihan ini dapat menumbuhkan minat dan semangat dalam berwirausaha khususnya di kalangan ustadz-ustadzah “ ungkap Ngadiman.
Turut hadir Ketua Umum Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak, Joko Sutanto untuk membuka acara Pelatihan Kewirausahaan sekaligus memberikan sambutan bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk merealisasikan program kerja dari Biro Usaha dan Kesejahteraan. Selain itu sebagai wahana untuk melatih Ustadz-Ustadzah agar memiliki kompetensi dan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan berwirausaha serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif sebagai bekal dalam berwirausaha khususnya bagi Ustadz-Ustadzah di wilayah Kapanewon Ngemplak.
Baca Juga : Bangkitkan Jiwa Wirausaha Ustaz TKA-TPA, Badko Sleman Gelar Entrepreneur Camp
“Di sisi lain kegiatan pelatihan kewirausahaan ini sebagai penutup dari seluruh rangkaian program kerja Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak yang telah dilaksanakan di Tahun 2025 “ terang Joko Sutanto.
Ditempat terpisah, Ust. Dumadi selaku koordinator Biro Usaha dan Kesejahteraan Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak menyampaikan bahwa acara ini di gelar selain sebagai ajang silaturahmi diantara Ustadz-ustadzah, juga untuk memberikan pengetahuan dasar tentang wawasan kewirausahaan, mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di dunia usaha, sehinga semakin banyak ustadz-ustadzah yang mempunyai jiwa wirausaha.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber yang merupakan Ketua Forum Komunikasi UMKM Kapanewon Ngemplak Ust. Muhammad Abrar.
Pemilik brand CEO OF RAKUMA (Rajanya Olahan Kurma), praktisi UMKM ekonomi kreatif dan Duta HKI Kementerian Ekonomi Kreatif Ust. Muhammad Abrar dalam penyampaian materinya “ Mengapa penting memiliki usaha ? “ karena Usaha membuka banyak pintu rezeki, Meningkatkan kemandirian ekonomi, Menopang keberlanjutan kegiatan TKA-TPA, Membuka lapangan pekerjaan di sekitar lingkungan, Menambah nilai manfaat bagi umat.
Baca Juga : H. Suprapto, M.A. Terpilih Sebagai Ketua Umum Badko DIY
Selanjutnya untuk Identifikasi peluang usaha yaitu sumber peluang usaha diantaranya dari diri sendiri, lingkungan, masalah di masyarakat dan trend pasar serta Metode Identfikasi peluang usaha dengan menggunakan analsis SWOT (Strength/Skill, Weakness/Keterbatasan modal, Opportunity/Banyak jamaah, Threat/Persaingan) dan observasi lingkungan sekitar meliputi apa kebutuhan jamaah, produk apa yang sering dicari dan event apa yang bisa dijadikan ruang usaha.
Lebih lanjut, ia menyampaikan ide peluang usaha meliputi Produk makanan dan minuman (olahan pagan lokal, catering, minuman herbal), Produk Pendidikan (buku Iqro’ custom, kartu hafalan, bimbingan mengaji privat), usaha berbasis komunitas masjid (koperasi jamaah, toko perlengkapan ibadah) dan usaha digital (konten dakwah, design flyer kajian, penjualan E-Book)
“ Keberhasilan produk baru terletak pada kombinasi antara kreativitas, pemanfaatan sumber daya lokal, riset pasar yang cermat, dan strategi pemasaran yang tepat. Produk lokal tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas dan kebanggaan ” terang Ust. Muhammad Abrar.
Pelatihan kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun jiwa wirausaha yang kreatif dan inovatif. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, Peserta didorong untuk tidak ragu dalam memulai perjalanan berwirausaha, peserta diharapkan dapat memulai usaha mereka sendiri dan berkontribusi pada perekonomian. Dalam dunia yang terus berubah, kemampuan untuk beradaptasi dan berinovasi adalah kunci kesuksesan sebagai seorang wirausahawan. (rls)

.jpeg)